Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Instal Plugin WordPress dan Apa Itu Plugin

Cara Instal Plugin WordPress dan Apa Itu Plugin. Apa itu plugin WordPress? Plugin adalah sebuah tools yang ditambahan pada sebuah website dengan bertujuan untuk menambahakan fungsi dari program utama website tersebut. Misalakan saja Plugin SEO yang bertujuan untuk menambahkan fungsi dan mengoptimasi sebuah website agar lebih optimal.

Apa saja plugin wordpress? Jika anda bertanya tentang berapa jumlah plugin wordpress maka jawabannya adalah ada banyak. Namun yang paling penting adalah berapa plugin yang dapat diinstalkan pada sebuah website dan apa pengaruhnya jika terlalu banyak.

Berdasarkan informasi yang saya dapat dari sumber bacaan di website lain dan dari group diskusi, jumlah plugin yang disarankan adalah berkisaran antara 15 - 30 plugin. Akan tetapi jika anda memiliki sumber daya hosting yang besar maka anda bisa menginstalnya hingga 50 plugin.

Namun, anda harus tetap pertimbangkan jika ingin memasang plugin sebanyak itu. Karena semakin banyak plugin maka akan membebani hosting dan mengakibatkan website anda menjadi lemot.

Cara Instal Plugin WordPress dan Apa Itu Plugin


Cara Instal Plugin WordPress dan Apa Itu Plugin

Untuk menginstal plugin pada website anda, saran saya adalah instal saja plugin yang anda butuhkan. Untuk blogger yang menggunakan wordpress maka jumlah plugin utama yang dibutuhkan paling minimal ada 8, yaitu Yoast SEO, W3 Total Cache, Jetpack, Broken Link Checker, Contact Form 7, Imagify Image Optimizer, Wp Smushit dan Redirections. Selebihnya bergantung pada kebutuhan Anda.

Nah, apa saja plugin untuk wordpress itu sangat bergantung pada jenis dari website anda. Jika website anda adalah website toko online maka yang harus di instalkan plugin-plugin seperti Woocommerce, WooCommerce JNE Shipping, dan plugin untuk metode pembayaran otomatis lainnya.

Lantas bagaimana cara menginstalkan plugin wordpress dengan baik dan benar?

Ada 3 cara yang dapat anda lakukan untuk menginstal plugin wordpress, yaitu instal plugin melalui Direktori Resmi Plugin, secara Manual dan Melalui FTP. Pada kesempata kali ini saya akan menjelaskannya kepada anda.

1#. Cara Instal Plugin Melalui Direktori Resmi

Cara pertama ini terbilang sangat mudah, karena anda tidak perlu repot-repot download dan upload plugin, yang anda perlukan hanya search plugin melalui direktori plugin yang ada pada dasboard website. Kemudian klik instal dan tunggu hingga proses instal selesai. Jika proses instal sudah selesai maka yang terakhir, jangan lupa untuk klik aktifkan plugin.

Untuk lebih jelasnya perhatikan penjelasn di bawah ini :
  • Masuk ke halaman dasboard website anda dengan cara ketika NamaDomain.com/wp-admin.
  • Masukkan username dan password.
  • Cari menu plugin pada bagian kiri dasboard, kemudia klik Plugin.
Cara Instal Plugin WordPress
  • Langkah berikutnya klik Add New pada bagian.
Cara Menambahkan Plugin WordPress
  • Search nama plugin yang ingin anda instalkan kemudian, klik Instal Now.
Cara Instal Plugin WordPress Melalui Direktori Resmi
  • Tunggu beberapa saat, hingga proses instal selesai. Setelah berhasil terinstal, maka langkah terakhir adalah klik Activate plugin. Maka plugin anda sudah berhasil di instalkan.
  • Lakukan cara yang sama jika anda ingin menginstal plugin lainnya.
Perhatian : Jika cara diatas tidak berhasil maka anda tidak perlu khawatir karena masih ada 2 cara lagi yang dapat anda gunakan untuk instal plugin wordpress.

2#. Cara Instal Plugin Secara Manual

Ada banyak faktor yang mempengaruhi sebuah plugin gagal di instalkan melalui direktori resmi. Salah satunya file plugin berukuran terlalu besar dan melewati batas maksimal file yang boleh di upload.

Lantas, bagaimana cara mengatasi plugin yang tidak dapat di instal melalui directori website? caranya adalah dengan menggunakan metode manual. Cara ini dapat anda lakukan setelah cara pertama gagal.

Cara menginstalkan plugin wordpress secara manual cukup mudah, yaitu dengan download terlebih dahulu file .zip dari plugin wordpress yang ingin diinstalkan. Untuk proses download dan instal plugin silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.
  • Download plugin yang anda butuhkan di : https://wordpress.org/plugins
  • Search plugin yang anda butuhkan.
  • Klik dan download plugin, simpa pada folder laptop anda yang mudah di cari. Setelah berhasil di download maka langkah selanjutnya adalah kembali ke halaman dasboard wordpress.
  • Cara hampi sama dengan yang pertama, silahkan klik Plugin >> Add New.
Cara Menginstalkan Plugin Wordpress Manual
  • Setelah klik Add New, maka akan tampil menu upload manual pada bagian atas dasboard. Klik upload manual >> pilih file plugin yang sudah di download.
Cara Menginstalkan Plugin Wordpress Manual
  • Jika sudah, kemudian klik instal now dan tunggu hingga proses penginstalan selesai. Sentuhan terakhir adalah klik Activate plugin. Maka plugin anda sudah siap.

3#. Cara Instal Plugin Melalui FTP

Cara berikutnya yang dapat anda lakukan untuk instal plugin WordPress adalah menggunakan FTP client atau File Manager. Cara ini dilakukan karena setiap penyedia hosting akan membatasi berapa ukuran maksimal sebuah file PHP yang dapat anda upload. Anda tidak dapat menginstal plugin dengan 2 cara diatas jika ukuran file PHP melebihi batas maksimum. Hal ini akan sedikit rumit jika anda belum mengetahui caranya. Oleh karena itu, pada kesmempata ini saya akan berbagi informasi kepada anda tentang cara upload file plugin melalui FTP client atau File Manager. Ikutilah langkah demi langkah dibawah ini:
  • Siapkan file plugin.zip yang telah anda download di laptop anda.
  • Langkah selanjutnya, silahkan login ke cpanel anda dengan URL cpanel, username dan password anda. 3 informasi ini biasa diberikan kepada anda saat pertama kali membeli hosting untuk mengakses cpanel.
  • Klik FTP client atau File Manager, maka anda akan dibawa ke cPanel File Manager.
File Manager Hosting
  • Selanjutnya sambungkan ke akun hosting yang anda gunakan melalui FTP cient atau File Manager. Lalu cari direktori dari wordpress anda. Sebagai contoh file direktori wordpress dari hosting yang saya gunakan adalah di public_html.
Upload Plugin Melalui FTP File Manager
  • Selanjutnya klik folder public_html >> wp_content >> plugins. Maka akan tampil semua plugin yang telah anda instalkan.
Upload Plugin Ke Folder Melalui FTP
  • Kemudian upload folder plugin.zip yang telah didownload sebelumnya. Klik menu upload untuk mulai upload file plugin.zip (perhatikan gambar diatas).
  • Sebelum upload plugin maka pastikan anda telah berada pada folder plugin.
Upload Folder Plugin Melalui FTP
  • Jika sudah yakin pada folder plugin, maka silahkan klik select file. Cari file plugin.zip yang telah di download pada laptop anda. Tunggu hingga proses upload selesai.
  • Kembali ke halaman : public_html/wp-content/plugins, jangan lupa di Reload. Kemudian ekstrak file plugin.zip yang telah anda upload. Caranya klik kanan kemudian ekstrak.
Cara Instal Plugin WordPress Melalui FTP File Manager
  • Jika proses ekstrak sudah selesai, silahkan delet file plugin.zip, karena folder plugin sudah berhasil di instal sedangkan file plugin.zip sudah tidak dibutuhkan dan agar tidak menghabiskan kapasitas hosting.
  • Jika sudah maka silahkan kembali ke dasboard wordpress untuk mengaktivasi plugin tersebut. Klik plugin >> aktivate plugin.
Cara Instal Plugin WordPress Melalui File Manager
  • Jika sudah aktif maka selesai, selamat plugin anda sudah berhasil di instal.

Apa Fungsi Plugin?

Jika anda bertanya tentang fungsi dari sebuah plugin maka jawabannya berbagai macam tergantung dari apa plugin yang anda ingin instal.

Misalkan plugin Yoast SEO adalah plugin yang berfungsi untuk meningkatkan optimasi website dan artikel.

Plugin Woocommerce adalah plugin yang berfungsi untuk membuat website anda menjadi sbeuah toko online.

Artinya fungsi plugin adalah untuk menambah fungsional atau mengoptimasi sebuah website agar menjadi seperti yang anda inginkan.

Kenapa Plugin Tidak Berfungsi?

Suatu plugin yang tidak berfungsi biasanya disebabkan oleh file PHP atau CSS pada plugin tersebut. Penyebab lain adalah disebabkan oleh caching plugin, terjadi masalah pada CDN, open graph meta tag pada gambar thumbnail website hilang, dan sebagainya. Pada dasarnya sulit sekali menebak secara pasti penyebab plugin tidak berfungsi.

Maka dari itu untuk dapat menganalisis penyebabnya anda coba mengingat hal apa saja yang anda lakukan sebelumnya sehingga plugin error. Salah satu cara terbaik yang dapat anda lakukan untuk mengatasi error adalah dengan menggunakan plugin W3 Validator.

Catatan : Jika anda masih mengalami kesulitan dalam proses instal plugin maka anda bisa menuliskan pertanyaan seputar masalah anda pada kolom kometar. Atau anda bisa langsung menghubungi CS dari penyedia hosting anda, karena meraka akan dengan senang hati membantu menyelesaikan masalah pada website anda.

Itulah artikel tentang Cara Instal Plugin WordPress dan Apa Itu Plugin. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat kepada anda. Jangan lupa untuk share artikel ini kepada teman-teman blogger anda agar mereka juga mengetahui cara instal plugin melalui 3 cara diatas. Akhir kata saya ucapkan terimakasih dan sampai jumpa kembali.

Post a comment for "Cara Instal Plugin WordPress dan Apa Itu Plugin"